Pemain Belakang Yang Bakal Pergi dari Manchester City

Klub besar seperti Manchester City yang mempunyai banyak pemain bintang dimana mereka berusaha mempertahankan setiap pemainnya agar dapat terus bermain bersama City. Namun pasti ada ganguan dimana pemain pelapis yang sudah memasuki tahun terakhir di kontraknya yang bisa meninggalkan klub pada musim transfer mendatang. dimana ada sejumlah pemain yang akan habis masa kontraknya Josep Guardiola sudah yakin bahwa pemain belakang ini akan hengkang pada musim depan 2019.

1. Eliaquim Mangala
Bek tengah Manchester City ini sudah jarang dimainkan menjadi pemain inti karena kalah bersain dengan pemain lainnya. dirinya bisa meninggalkan City pada musim akhir kompetisi karena minimnya dapat bermain menjadi skuad inti City dan lebih memilih meninggalkan klubnya. Bek yang dari Porto dengan bayaran 30 juta Pounds pada 2014 cuman dapat bermain 79 penampilan dari semua ajang kompetisi.

2. Brahim Diaz
Pemain yang sudah diprediksi bakal hengkang dari City musim depan dimana dirinya yang sudah bergabung dengan City pada tahun 2013 hanya di tampilan 13 pertandingan di level senior. penampilannya sudah diragukan pada sembilan bulan kemudian kontaknya akan berakhir pada akhir musim. Kinerjanya tidak diterima oleh Guardiola karena tidak masuk dalam rencananya.

3. Vincent Kompany
Bek tengah yang sudah bermain dengan City ini sudah menampilankan 340 pertandingan dan mencetak 29 gol selama berseragam City. Pemain asal Belgia berusia 32 tahun ini bisa pergi secara gratis pada musim panas mendatang dan dirinya yang sudah banyak Menangkan gelar bersama City. sulit memang melepaskan bek city satu ini sampai-sampai Guardiola juga menghormati sang bek yang bakal mengakhiri karirnya di Manchester City.

Jose Mourinho Tidak Suka Dengan Perbandingan Rashford Dan Rooney

Jose Mourinho Tidak Suka Dengan Perbandingan Rashford Dan Rooney

PENYERANG.org – Melihat Pertandingan Manchester United kontra Everton (28/10) tadi malam, ada satu pemandangan unik yakni Marcus Rashford yang dipasang Jose Mourinho sedari awal pertandingan.

Dipasangnya Marcus Rashford pada permainan ini diyakini sebagai kurangnya kepercayaan Jose Mourinho terhadap Romelu Lukaku atas penampilan buruknya. Romelu lukaku tercatat selama delapan pertandingan terakhir telah puasa gol.

Hal tersebut merupakan alasan yang tepat bagi Jose Mourinho untuk memasang Marcus Rashford sebagai pemain utama laga malam tadi. Pihak Penyerang News Mencoba mencari klarifikasi Jose Mourinho atas dipasangnya Marcus Rashford sebagai pemain utama.

Dari wawancara yang ada , Jose Mourinho tak menampik alasan yang banyak dikemukakan banyak pihak bahwa ia memasang Rashford karena ingin mengembalikan kepercayaan Romelu Lukaku.

Sementara itu , banyak pihak yang membanding-bandingkan penampilan Marcos Rashford dengan legenda Manchester United , Wayne Rooney. Tim setan merah pernah berjaya lewat ketajaman dari penyerang anyar asal inggris , Wayne Rooney.

Untuk itulah para penggemar tim setan merah pun membandingkan Ketajaman Rashford dengan Rooney. Melihat perbandingan yang ada , Selaku pelatih tentu Jose Mourinho akan membela anak asuhnya.

“Saya kira perbandingan yang kalian buat adalah omong kosong. Cobalah untuk berpikir lebih rasional, Mereka mungkin memiliki Karir yang sama tapi itu adalah satu banding sejuta untuk perbandingan karir seseorang” Ujar Mourinho.

“Anak ini (Rashford) Memiliki kesempatan dan pengalaman untuk berkembang lebih jauh. Namun di satu sisi ia memiliki ruang lingkup yang tidak begitu baik, jadi menurut saya ini sudah cukup untuk perbandingannya karena Rooney adalah rooney dan Rashford adalah Rashford” Tegas Mourinho.

Prediksi La Liga: Barcelona Vs Real Madrid 28 Oktober 2018

Prediksi La Liga: Barcelona Vs Real Madrid 28 Oktober 2018

Jika kita melihat El Clasico pada lima tahun terakhir, tentu yang paling identik adalah duel antara Cristiano Ronaldo dengan Lionel Messi. Kedua pemain ini adalah pemain bintang di liga Spanyol. Tidak dapat dipungkiri, El Clasico memang tidak dapat dipisahkan dari sosok kedua pemain ini.

Namun saat ini sejarah sudah berubah, pasalnya Cristiano Ronaldo sudah hengkang dari Real Madrid dan bergabung dengan klub Juventus, sedangkan Lionel Messi juga tidak akan bermain pada pertandingan ini.

Messi sudah dipastikan akan absen pada El Clasico kali ini, pasalnya ia mengalami cedera yang cukup parah pada pertandingan melawan Sevilla kemarin. Hal ini akan memberikan efek yang cukup besar bagi kekuatan Barcelona, terlebih lagi lawan yang mereka hadapi adalah Real Madrid.

Jika melihat sepak terjang Real Madrid pada musim ini memang jauh dari kata sempurna. Mereka kerap kali menelan kekalahan pada pertandingan musim ini.

Meski kehilangan 2 pemain bintang, El Clasico kali ini tetap akan meriah, masih ada banyak pemain hebat lainnya seperti Luis Suarez, Philippe Coutinho dan juga Ivan Rakitic dari kubu Barcelona, sedangkan dari kubu Madrid, mereka masih memiliki Luka Modric, Isco, Gareth Bale dan juga Karim Benzema.

Kedua tim memang masih bermasalah dalam hal konsistensi. Kedua tim gagal menampilkan permainan yang apik pada setiap pertandingan yang dijalani. Namun melihat track yang dilalui oleh kedua tim pada musim ini, tampaknya Barcelona masih lebih baik ketimbang Real Madrid.

Melihat hal ini, kami memprediksikan skor 2 – 1 untuk kemenangan Barcelona.

Isunya Berebut Tempat Di Chelsea, Oliver Giroud Merespon Santai

Oliverd Giroud

Penyerang.org  – Chelsea kedatangan pemain baru, yaitu Alvaro Morata yang ditempatkan di posisi depan. Hal ini bisa berdampak kepada kesempatan Giroud untuk bertanding di dalam lapangan sepakbola semakin menipis. Meskipun begitu, saat ditanya oleh wartawan, pemain tim nasional Prancis tersebut merasa tidak perlu khawatir dengan banyaknya persaingan pada tim Chelsea. Sebelumnya Oliver Giroud berpartisipasi dalam timnas Prancis di Piala Dunia 2018 dan memenangkan kejuaraan tersebut.

Dalam setiap kesempatan, pelatih Chelsea, Mourizio Sarri lebih suka memilih Morata untuk menempati posisi depan pertandingan. Alasan tersebut wajar dilakukan oleh Sarri karena pemain asal Spanyol, Morata, menujukkan performa yang baik dalam dua pertandingan terakhir. Track  record performa yang baik dari Morata akan membuat peluang Giroud tampil di pertandingan yang akan datang akan semakin kecil.

Tidak Perlu Cemas

Oliver Giroud menyatakan tidak perlu khawatir atas keputusan yang dibuat oleh pelatihnya, Sarri. Ia lebih mementingkan performa tim ketimbang harus bermasalah atas dirinya dimainkan atau tidak. Ia percaya bahwa saat ini The Blues butuh kekuatan dua striker agar bisa mencapai target pada musim yang akan datang.. ia mengatakan pemain bola harus bisa beradaptasi dan terus berkembang seiring berjalannya waktu. Sehingga ia tak perlu khawatir atas pilihan pelatihnya.

Giroud juga paham terhadap permintaan dari pelatihnya, yaitu saling akur dan memahami antar pemain sehingga strategi bisa berjalan dengan baik dalam pertandingan. Giroud sendiri sudah berpengalaman, atau sudah merasakan bagaimana rasa pressure di atas lapangan, terutama saat Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat itu Giroud hampir dimainkan di seluruh pertandingan untuk membela Prancis. Perannya yang hebat dalam skema Didier Deschamps membuatnya bertahan lama dalam posisi tim Prancis meskipun ia sendiri tidak mencetak gol.

Didalam permainan sepak bola, tak terkecuali ada saatnya pemain baru lebih disukai pelatih karena kemampuannya. Pelatih juga berharap permainan tersebut membawa tim agar menang dalam laga pertandingan. Oliver Giroud sangat memahami hal ini, bahwa ia harus menunjukkan value nya sebagai pemain top agar dipandang lebih tinggi lagi. Sekian dari berita bola kali ini, pantau terus situs ini untuk mendapatkan update berita bola.

 

Alasan Zidane Mundur dari Real Madrid Mulai Terkuak

Zinadine Zidane

Penyerang.org –  Dunia bola dikejutkan dengan pengunduran diri Zinedine Zidane dari Real Madrid. Kabar heboh di akhir musim lalu ini dilakukan secara mendadak sehingga membuat publik bertanya-tanya. Adapun salah satu spekulasi mengatakan bahwa pelatih asal Prancis tersebut memiliki masalah dengan salah satu bintangnya, yaitu Gareth Bale.

Di musim lalu, Zidane berhasil memberikan gelar Liga Champions kepada Real Madrid. Hal tersebut sangatlah istimewa karena menjadi gelar ketiganya dalam ajang tersebut dalam kurun waktu 2,5 tahun karirnya dengan Los Merengues. Hal ini membuat publik merasa yakin bahwa Zidane akan bertahan lama di Los Merengues.

Namun anggapan tersebut nyatanya salah. Selang beberapa saat usai meraih gelar Liga Champions, Zidane secara mengejutkan memutuskan untuk tinggalkan jabatannya sebagai pelatih. Zidane pernah mengungkapkan alasan dirinya memutuskan hal secara mendadak tersebut. Dalam pandangannya, Real Madrid perlu melakukan perubahan di dalam skuatnya setelah meraih banyak prestasi yang membanggakan.

Meski begitu, masih ada beberapa spekulasi tentang alasannya pergi tetap membuat publik merasa penasaran. Dan belum lama ini, El Pais, mengklaim bahwa alasan Zidane pergi ialah karena Gareth Bale. Laporan itu menyebutkan bahwa arsitek berumur 46 tahun tersebut ingin Bale disingkirkan dari Real Madrid pada musim panas kemarin. Presiden Madrid, Florentino Perez, mengungkapkan sudah sepakat dengan idenya.

Kejadian ini diyakini dari beberapa saat sebelum pertandingan bola final Liga Champions melawan Liverpool dulu. Akan tetapi, Bale yang masuk sebagai pengganti di pertandingan tersebut tampil sangat baik dengan mencetak dua gol. Hal tersebut membuat Florentino Perez berubah pikiran. Padahal, Zidane ingin melepas Bale dengan mahar 100 juta euro untuk mendapat penyerang berkualitas lainnya, seperti Mohamed Salah atau Eden Hazard.

David Moyes Dukung Mourinho Bertahan

Penyerang.org  David Moyes mendukung Jose Mourinho untuk bertahan di Manchester United.
Mantan pelatih di  Old Trafford mengatakan The Special One perlu waktu untuk mengeluarkan kemampuan terbaik para pemainnya usai menang dramatis atas Newcastle United.

Moyes selaku mantan pelatih MU, memberikan dukungan untuk Mourinho dimana yang bersangkutan mendapatakan tekanan untuk mundur dari kursi kepelatihan klub di di prediksi akan segera di pecat.

Mantan kepala Old Trafford, 55, mengatakan Special One perlu waktu untuk membiarkan debu mengendap dari beberapa bulan yang bergejolak.

Moyes juga melanjutkan dengan kemenangan akhir pekan lalu, menang atas Newcastle adalah hal yang sangat penting.

Mantan bos Everton dan West Ham mengatakan: ”Saya pikir hal yang bagus adalah ketika Mourinho mendapatkan hasil yang bagus untuk timnya.”

“Banyak yang menilai jika permainan yang di tunjukan olehnya, amat buruk namun jika anda berhasil menang seperti melawan Newcastle United anda akan fantasis.”

”Bekerja di United tidak mudah, semua orang sudah merasakannya jadi saya pikir hanya waktu yang akan menentukan karier seorang Mourinho disana.”

” Dia mendapatkan waktu yang banyak disana, saya pikir Mourinho akan tetap menjadi seorang pemenang dan ia akan menujukan hal tersebut.”


Sementara itu, Moyes melanjutkan untuk menambahkan apa yang mungkin ada di masa depan baginya – mengatakan dia memiliki tawaran dari klub di seluruh dunia.

Bos Scotch mengatakan: “Saya telah menawarkan untuk pergi ke bagian lain dunia dan mengelola di tempat yang berbeda.

“Saya juga punya beberapa penawaran di sini.

Ozil Di Tarik Keluar Ke Bangku Cadangan Fans Arsenal Beraksi Di Media Sosial

Penyerang.org  – Fans Arsenal langsung beraksi ketika Mesut Ozil di tarik keluar oleh Unay Emery dari bangku cadangan. Pierick Aubameyang juga menjadi pemain yang di keluarkan oleh Emery.

Playmaker Jerman tidak tersedia untuk seleksi untuk skuat utama ketika menghadapi Fulham hal itu  terlihat untuk membuatnya sembilan kemenangan beruntun

MESUT OZIL keluar dari skuad Arsenal untuk bermain Fulham hari ini karena kejang punggung.

Gelandang Jerman bahkan tidak membuat bangku sebagai Unai Emery membuat empat perubahan dari sisi yang mengalahkan Watford pekan lalu.

Ozil memang datang pada paruh kedua kemenangan Liga Eropa tetapi tidak akan terlibat di Craven Cottage.

Tapi Pierre-Emerick Aubameyang, yang kehilangan kemenangan Qarabag karena sakit, kembali ke bangku cadangan dan bisa tampil dalam derbi London.

Trio penyerang belakang Alexandre Lacazette yang mulai melawan Watford adalah Ozil, Aubameyang, dan Aaron Ramsey, tetapi Emery telah memilih Alex Iwobi, Henrikh Mkhitaryan, dan Danny Welbeck hari ini.

Ibrahimovis Kembali Ke AC Milan ? Raiola Mendukung

Zlatan Ibrahimovic

Penyerang.org – Nama Zlatan Ibrahimovic memang tidak pernah di lupakan dari jagad pesepak boaan eropa. Kini sang penyerang sudah tidak bermain di eropa melainkan bermain di liga Amerika Serikat tepatnya MLS, bersama LA Galaxy.

Banyak yang menilai cedera parah yang mengantuinya ketika bermain untuk Manchester United menamatkan kariernya alias segera pensiun. Nyatanya hal tersebut tidak pernah nyata dan benar. Dia bahkan menjadi primadona di MLS dengan gol-gol indahnya bersama LA Galaxy.

Ibrahimovic sendiri kabarnya baru-baru ini di gosipkan akan segera pindah dari MLS, sebab yang bersangkutan di minati oleh mantan klubnya AC Milan. Milan sendiri ternyata mempunyai niatan untuk kembali membawa Ibra ke San Siro mengingat mereka tengah krisis sosok penyerang berpengalaman dan tajam seperti dirinya. Keinginan AC Milan membawa Ibrahimovic kembali tak lepas dari masa lalu dimana mereka juga berhasil mendatangkan David Beckham pada 2009 yang lalu dimana ia di datangken dengan status pinjaman.

AC Milan sendiri memang tertarik untuk mendatangkan Ibra kembali, mengingat direktur baru mereka yang di pegang oleh Leonardo dimana dia juga kabarnya sangat tertarik untuk kembali membawa Ibra pulang ke kota Mode tersebut.

”Kini transfer Zlatan belum bisa bergabung dengan mereka AC Milan. Kami pernah bernegosiasi dengan mereka di masa lalu namun kami menolaknya karena management dahulu tidak terlalu baik, Tapi dengan revolusi besar Milan saat ini kami mungkin siap untuk mengadakan pembicaraan.” ujar Mino Raiola.

”Orang-orang di Milan saat ini memiliki hubungan yang luar biasa dengan Zlatan, jadi ini merupakan langkah yang akan baik untuk klub.”

Charlie Nicholas : Zidane Jadi Alarm Buruk Mourinho

Jose Mourinho Tengah Memberikan Arahan Kepada Para Pemainnya Pada Pertandingan Melawan Brighton &Hove Albion.

Penyerang.org  –  Mantan pemain Arsenal, Charlie Nicholas mengungkapkan jika dukungan Zidane menggantikan Jose Mourinho di Manchester United semakin hari semakin nyata. Ia menilai jika para fans MU sendiri sudah kecewa dengan apa yang Mourinho tunjukan di Old Traford.

Awal musim ini sendiri ”The Red Devils” memang sedang mengalami musim yang sangat buruk dimana mereka sudah sering mendapatkan hasil imbang dan kekalahan. Mereka bahkan total baru mendapatkan empat kemenangan dari dua pekan terakhir pada semua kompetisi. Itu artinya klub yang bermarkas di Manchester ini memang sedang menjalani transisi yang sangat sulit.

Nicholas yang menyakisikan laga MU vs Valencia pada tengah pekan ini di ajang Liga Champions dimana United harus rela bermain imbang di markas sendiri dengan skor 0-0.Lebih buruknya lagi pada tiga pertandingan terakhir MU gagal mendapatkan kemenangan dua kali kekalahan dan satu hasil imbang.

Di menambahkan jika apa yang tunjukan para pemain MU ketika menghadapi Valencia bagaikan pemain yang sudah tidak memiliki motivasi untuk bermain. Dan itu sangat mengerikan bagi klub sekelas Manchester United yang merupakan yang terbaik di Inggris.

”Benar-benar buruk, mereka bermain seperti orang yang sudah tidak memiliki semangat hidup. Atmosfer di ruang ganti menjadi penyebab akan hal itu, bahkan Antonio Valencia kerap salah memberikan umpan pendek padahal ia merupakan seorang kapten tim.”

”Mourinho benar dalam tekanan besar, jika pada pekan ini mereka kembali mendapatkan hasil buruk, maka ada sesuatu yang akan terjadi dengan Jose. Dari mimik para pemain sudah terlihat jika ada sesuatu yang sangat besar di tim mereka. Lalu kita melihat Zidane merupakan pelatih yang membawa Real Madrid menjuarai ajang Liga Champions sebanyak tiga kali. Jelas itu akan menjadi daya tarik yang sempurna untuk management klub dan juga fans lalu dia Mourinho akan langsung di depak.”

Untuk Kebaikan Klub, Mantan Pelatih MU Pinta Klub Segera Jual Pogba

Paul Pogba Vs Jose Mourinho

Penyerang.org  –  Manchester United memang tengah berada di ambang masalah usai, terungkapnya hubungan buruk antara Paul Pogba dengan pelatihnya Jose Mourinho. Dari akumulasi keduanya klub menjadi tampil tak seimbang dan tak konsisten ketika menghadapi beberapa klub yang levelnya jauh di bawah Setan Merah.

Keterpurukan United sendiri di nilai sudah sangat mengkhawatirkan, beberapa orang menyarankan keduanya untuk pergi atau salah satunya tinggal di klub. Eks pelatih MU, Tommy Docherty  langsung memberikan komentarnya untuk bekas klub yang pernah ia latih. Tommy menilai jika klub lebih baik melepas Pogba pada bursa transfer Januari dari pada Jose Mourinho yang di pecat dari klub.

Sebenarnya hubungan keduanya sudah terlihat pada musim lalu, dimana Mourinho berani mencandangkan Pogba pada pertandingan besar ketika menghadapi Sevilla di ajang Liga Champions. Di cadangkannya Pogba membuat MU harus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions oleh wakil Spanyol itu. Nah, pada musim ini ketika mereka kembali bermain imbang melawan Wowverhampton, Pogba dengan beraninya mengkritik taktik yang di usung oleh Mou, puncaknya sang pelatih langsung melepaskan ban kapten kedua dari Pogba dan menilai jika sang pemain bukan orang yang tepat. Yang teranyar adalah video perseteruaan Pogba dengan Mourinho yang tertangkap kamera ketika berada di latihan Carringhton. Kala itu Mourinho seperti memarahi Pogba dan sang pemain langsung memberikan Body Leangue tak senang dengan mantan pelatih Real Madrid itu.

Tommy Docherty yang pernah melatih MU selama lima musim dari 1972-1977  sebelum di gantikan Sir Alex Ferguson mengatakan jika ia akan memilih menjual Pogba dari pada mempertahankannya.

”Jika saya berada di situasi yang sama dengan Mourinho, saya akan menyingkirkanya (Pogba) segera dari klub. Dari caranya mengekspresikan dirinya terhadap klub ini ia sudah tidak memiliki keinginan untuk bermain dengan klub ini.”