Untuk Kebaikan Klub, Mantan Pelatih MU Pinta Klub Segera Jual Pogba

Paul Pogba Vs Jose Mourinho

Penyerang.org  –  Manchester United memang tengah berada di ambang masalah usai, terungkapnya hubungan buruk antara Paul Pogba dengan pelatihnya Jose Mourinho. Dari akumulasi keduanya klub menjadi tampil tak seimbang dan tak konsisten ketika menghadapi beberapa klub yang levelnya jauh di bawah Setan Merah.

Keterpurukan United sendiri di nilai sudah sangat mengkhawatirkan, beberapa orang menyarankan keduanya untuk pergi atau salah satunya tinggal di klub. Eks pelatih MU, Tommy Docherty  langsung memberikan komentarnya untuk bekas klub yang pernah ia latih. Tommy menilai jika klub lebih baik melepas Pogba pada bursa transfer Januari dari pada Jose Mourinho yang di pecat dari klub.

Sebenarnya hubungan keduanya sudah terlihat pada musim lalu, dimana Mourinho berani mencandangkan Pogba pada pertandingan besar ketika menghadapi Sevilla di ajang Liga Champions. Di cadangkannya Pogba membuat MU harus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions oleh wakil Spanyol itu. Nah, pada musim ini ketika mereka kembali bermain imbang melawan Wowverhampton, Pogba dengan beraninya mengkritik taktik yang di usung oleh Mou, puncaknya sang pelatih langsung melepaskan ban kapten kedua dari Pogba dan menilai jika sang pemain bukan orang yang tepat. Yang teranyar adalah video perseteruaan Pogba dengan Mourinho yang tertangkap kamera ketika berada di latihan Carringhton. Kala itu Mourinho seperti memarahi Pogba dan sang pemain langsung memberikan Body Leangue tak senang dengan mantan pelatih Real Madrid itu.

Tommy Docherty yang pernah melatih MU selama lima musim dari 1972-1977  sebelum di gantikan Sir Alex Ferguson mengatakan jika ia akan memilih menjual Pogba dari pada mempertahankannya.

”Jika saya berada di situasi yang sama dengan Mourinho, saya akan menyingkirkanya (Pogba) segera dari klub. Dari caranya mengekspresikan dirinya terhadap klub ini ia sudah tidak memiliki keinginan untuk bermain dengan klub ini.”

Ketika Jose Mourinho Pergi Dari Chelsea, Drogba Jadi Pemain Paling Sedih Di Ruang Ganti

Jose Mourinho (Kiri) Didier Drogba (Kanan)

Penyerang.org  –  Eks pemain Chelsea  Steve Sidwell mengungkapkan sebuah cerita di masa lalu dimana ketika Jose Mourinho pergi dari Chelsea pada 2007 yang lalu. Didier Drogba menjadi pemain yang paling terpukul berkat kepergiaan dari Mourinho. Ia menambahkan jika Drogba sendiri merupakan pemain yang sulit di hibur kendati semua pemain bisa tenang dengan perginya Mourinho.

Chelsea sendiri merupakan klub yang merasakan daya magis dari sosok Mourinho dimana pada 2005 ia menjadi pelatih Chelesea, dan di musim perdananya dan kedua keduanya ia berhasil memberikan dua trofi Liga Primer Inggris. Sebelum melatih Chelsea sendiri Mou sudah menjadi pelatih yang di perbincangkan usai berhasil membawa klub asal Portugal meraih Tribelle Winner yang salah satunya merupakan trofi Liga Champions Eropa pada 2004 silam.

Sayangnya waktu di Chelsea tidak berlangsung lama, ia hanya berhasil bertahan selama dua musim saja di Standford Bridge dimana Mourinho sedang mengalami hubungan yang buruk dengan pemilik Chelsea Roman Abramovic kala itu di musim 2007. Ia pun memutuskan pergi dari Chelsea untuk bergabung dengan Inter Milan.

Sidwell yang merupakan pemain yang baru saja di datangkan Mourinho kala itu, mengaku melihat banyak pemain Chelsea yang menitikan air mata. Ia berujar ketika itu Mourinho masuk ke ruang ganti klub dan menyampaikan perpisahan kepada para pemain dimana ia menyalami semua pemain di Chelsea dan mengucapkan perpisahan dengan beberapa pidato singkat. Para pemain besar semacam John Terry, Michael Ballack, Frank Lampard dan Didier Drogba tak kuasa menahan air mata dari kepergiaan The Special One.

”Pada saat itu Mourinho datang ke ruang ganti dan mengatakan jika dirinya sangat bangga terhadap para pemainnya dan memberikan pidato kepada pemain untuk mengucapkan salam perpisahannya kepada para pemain Chelsea.

”Ketika itu ruang ganti Chelsea benar-benar meledak dengan kesedihan, pada pemain seperti Frank, John, Ballack dan Drogba menangis tiada henti. Drogba bahkan tidak bisa di tenangkan karena ia mencoba mengamuk dengan kepergiaan Jose. itu benar-benar perpisahan yang begitu dalam yang di lakukan oleh Mourinho.”

Mengapa Rasfhord Tidak Ada Ketika Melawan Watford, Berikut Penjelasannya

Marcus Rasfhord Mendapatkan Kartu Kuning Kedua yang Membuatnya Keluar Dari Lapangan Pada Pertandingan Melawan Burnley.

Penyerang.org –  Bintang Manchester United, Marcus Rasfhord tidak bermain pada pertandingan melawan Watford dimana ia juga tidak terlihat di bench bangku cadangan mengapa?

Rasfhord sendiri memang sedang di absen  pada pertandingan melawan Watford karena sang pemain baru saja bermain di ajang Nations Leangeu bersama timnas Inggris melawan Swiss pada dua pekan yang lalu.

Dirinya sendiri berhasil menampilkan permainan infresif ketika berhadapan dengan Spanyol dan Swiis dimana ia berhasil mencetak dua gol dari kedua pertandingan tersebut.

Namun bukan karena mendapatkan istirahat dari Mourinho karena harus absen sang pemain depan Manchester United berusia 20 tahun itu diusir dari lapangan ketika menang 2-0 atas Burnley karena bentrok dengan bek Claret, Phil Bardsley dan  karena kartu merah yang ia dapatkan ketika menghadapi Burnley dan akumulasi hal tersebut berjalan sehingga ia pun absen pada pertadingan berikutnya.

Dia sendiri tidak akan bermain langsung adalah suspensi tiga pertandingan otomatis, yang berarti dia akan melewatkan perjalanan ke Vicarage Road saat menghadapi Watford.

Itu adalah kartu merah pertama dalam karir seniornya, karena hanya diperingatkan sebanyak 11 kali bagi Setan Merah.Kapan Marcus Rashford akan kembali?
Kartu merah Rashford berarti dia juga akan melewatkan  pertandingan Liga Premier mereka melawan Wolves dan pertandingan Carabao Cup dengan Derby County.

Tetapi pemain depan akan tersedia untuk bermain melawan Young Boys di Liga Champions, karena skorsnya tidak terbawa ke kompetisi Eropa.

Maurzio Sarri Katakan Jika Para Pemain Muda Chelsea Memililiki Masa Depan Yang Cerah

Murizio Sarri Pelatih Chelsea Sebut Jika Dirinya Begitu Kecewa Dengan Perlakuan Yang Di Tunjukan Oleh Presiden Napoli, Aurelio De Laurentis Terhadap Pemecetannya.

Penyerang.org –  Pelatih Maurzio Sarri mengatakan jika dirinya sangat yakin akan banyak timbul banyak pemain pemain muda berkulitas di skuat Chelsea pada beberapa musim kedepan. Sarri mengatakan hal ini karena ia percaya jika para pemain muda klub memiliki masa depan yang begitu cerah.

Seperti yang diketahui jika Chelsea sendiri memang terkenal sebagai salah satu tim yang memiliki skuat pemain muda yang memiliki potensi menjadi salah satu bintang top di eropa. Loftus Chek dan para pemainnya menjadi pemain yang begitu membanggakan buat Chelsea.

Ada beberapa pemain Chelsea yang menjadi perhatiaan pada musim ini mulai dari Ethan Ampadu, Ruben Loftus-Cheek dan Callum Hudson-Odoi. Para pemain muda Chelse yakni Ampadu sendiri berhasil menampilkan permainan terbaiknya bersama timans Belgia dimana ia tampil begitu bagus di ajang Nations Leangue.

Lalu ada Loftus-Cheek yang menjadi salah satu pemain muda yang bermain untuk timnas Inggris di ajang Piala Dunia 2018 kemarin di Russia.

Sarri sendiri ketika di mintai keterangan bagaimana pemain-pemain muda Chelsea yang mulai masuk dalam timnas masing masing, menagatakan jika ia amat optimis dengan semua para pemain yang bisa menjukan konsisten dari smeua pertandingan yang sudah di jalaninya.

”Ya saya bahagia dengan semua itu, saya benar-benar senang dengan apa yang terjadi untuk semua pemain saya yang bermain untuk timnas masing masing. Tapi saya bukan orang yang bisa memberikan janji bermain untuk semua para pemain muda bermain.”

Pada pekan ini sendiri Chelsea akan menjalani pertandingan melawan Cardif City dalam lanjutan Primer Leangue pada Sabtu,15/8/2018.

Hislop : Blunder Tak Bisa Hancurkan Alisson Becker

Kiper Liverpool Alisson Becker Melakukan Blunder Konyol Ketika Menghadapi Leicester City Pada Pertandingan Primer Leangue Pekan Ke-4.

 

Penyerang.org  –  Apa yang di lakukan oleh kiper Liverpool pekan lalu dalam lanjutan Primer Leangue pekan keempat membuat banyak orang terkejut bagaimana mungkin sososk kiper seperti Alisson Becker yang di datangkan begitu mahal melakukan sebuah Blunder konyol ketika berhadapan dengan Leicester City.

Ek kiper timnas Inggris Shaka Hislop pun ikut berkomentar, bukan menjudge Alisson ia justru memberikan sebuah pembelaan bagi kiper berharga 70 juta euro ini. Hislop menilai jika blunder yang di lakukan Alisson merupakan hal yang biasa dalam sebuah sepak bola. Jadi semua kiper pernah melakukan blunder dan tidak akan mempengaruhi permainnnya.

Ketika pertadingan melawan Leister City kala itu Alisson mendapatkan bola dari Virgin Van Dijk karena sedang dalam berbahaya, Alisson yang tak siap mendapatkan bola kiriman Van Dijk mencoba memainkan bola di arena gawangnya sendiri sedangkan ia tidak melihat Kelechi Iheanacho yang sangat dekat dengannya bola pun terebut dan langsung di ceploskan ke gawang Liverpool dengan sangat mudah.

Dari sana banyak yang menilai jika kiper yang di beli dari As Roma ini mungkin bisa saja menjadi Karius yang kedua karena blunder di Liga Champions membuat Karius trauma dan terpaksa di lepas ke Besiktas musim ini. Hislop sendiri yakin jika Alisson tidak akan mengalami hal yang sama hingga menurunnya performa sang kiper.

”Apa yang di lakukan oleh Alisson adalah sebuah kesalahan yang tidak bisa membuat performanya menurun, blunder seperti itu tidak akan menurunkan performanya karena itu merupakan pertandingan yang tidak besar sedangkan mereka berhasil mendapatkan tiga angka dari Leicester, jika mereka pada malam itu kalah mungkin Alisson akan sedikit tertekan.”

Loris Karius Akan Di Pinjamkan Ke Besiktas

Penyerang.org – The Reds Liverpool diberitakan akan melepas kipernya musim lalu yang melakukan blunder sebanyak dua kali pada pertandingan final Liga Champions Eropa melawan Real Madrid. Kedatangan Alisson Becker musim ini membuat kans untuk tampil pada musim ini jelas akan sedikit terlebih Alisson sudah dipastikan akan di plot sebagai kiper nomor 1 Liverpool.

Liverpool membeli Karius dari klub asal Bundes Liga Jerman, yakni Mainz 05, dengan harga mencapai 10 juta euro.Dengan musim lalu yang membuat mereka gagal mendapatkan Liga Champions jelas Karius menjadi sebuah benalu untuk The Kop, dengan demikiaan mereka berencana melepaskan kiper mereka klub lain dimana Karius akan di lepas ke klub asal Turkey.

Media media Inggris ramai memberitakan jika Karius akan bergabung dengan klub asal Turkey yaitu Besiktas.Mereka juga menambahkan jika Karius hanya di datangkan dengan status pinjaman namun mereka akan menjamin jika kiper berusia 25 tahun itu akan mendapatkan jam bermain yang banyak dan menjadi kiper nomor satu mereka.

Dengan bertahan di Liverpool merupakan opsi yang kurang baik dimana ia jelas akan langsung kalah bersaing dengan Alisson di tambah dengan pengalaman pahit musim lalu dimana ia melakukan blunder konyol di Liga Champions jelas akan membuatnya merasa tidak percaya diri bermain di publik Anfield.

Legenda Italia Ini Ingin Bermain Melawan Ronaldo

Penyerang.org – Pemain Veteran Antonio Cassano mengungkapkan jika diirnya sangat bersarat menghadapi sosok Crisitano Ronaldo di Serie A musim ini ketika Parma berjumpa dengan Juventus. Pemain berusia 36 tahun ini sendiri sudah memutuskan pensiun bersama  Parma pada musim 2015 yang lalu  dan ada indikasi ia akan segera gantung sepatu, namun ia justru ingin menghadapi sosok Ronaldo saat ini jika di izinkan oleh Parma.

Meski sudah memutuskan pensiun dua musim yang lalu, ia masih ingin memiliki keinginan untuk kembali ke Serie A untuk bermain sepak bola lagi.

”Saya sudah meminta agen saya berkomunikasi dengan banyak klub dan saya sangat berhutang kepadanya.”

”Tapi mungkin saya hanya akan memilih dengan klub yang sangat dekat dengan keluarga saya jadi mereka tidak akan merasa jauh.”

”Apakah Parma ? Saya tidak tahu tapi mungkin saja.”

”Jika berhasil, semoga saya memiliki waktu yang cukup untuk bermain melawan Ronaldo di Serie A.”

Seperti yang kita ketahui Cristiano Ronaldo resmi hengkang dari Real Madrid dimana ia bergabung dengan Juventus dan akan segera menjalan awal musim di Serie A dalam beberapa hari lagi dimana hal tersebut akan membangkitkan kembali Serie A Italia.

 

 

Rugani Bertahan Di Juventus, Chelsea Gigit Jari

Penyerang.org – Target transfer Chelsea, Daniel Rugani memang tengah menjadi liputan hangat oleh beberapa media sepak bola, terutama di Italia. Naik turun proses transfer tersebut membuat para fans Chelsea menunggu apakah pemain Juventus tersebut akan hijrah ke Chelsea.

Ketertarikan Maurizio Sarri terhadap pemain muda Juve itu memang sudah tidak di terelakan lagi mengingat mantan pelatih Napol itu memang tengah gencar mendatangkan berbagai pemain ke tim barunya. Apalagi musim ini saja ia baru mendatangkan satu pemain yang merupakan anak asuhnya di Napoli yaitu Jorginho.

Nah, baru baru ini beredar kabar jika manegement Chelsea sudah melakukan pertemuaan dengan agen Rugani untuk segera memabahas transfer pemain berusia 23 tahun itu ke Stanford Bridge.Agen dari Rugani sendiri sudah menyisyartkan jika kliennya memang di dekati oleh tim London Biru itu mengingat mereka tengah kekurangan pemain bertahan.

Ketika di tanyaai masa depan Rugani sang agen hanya mengatakan jika dirinya pesimis jika sang pemain akan pergi dari Italia.

”Ya kami memang mengadakan pemicaraan dengan Chelsea mengenai transfer Rugani. Tapi saya pesimis dengan keinginan Chelsea membawa Rugani ke Inggris, mengigat Juventus kemungkinan tidak akan melepasnnya.”

Tidak hanya itu agen dari Rugani ini juga mengungkapkan jika kliennya memang akan menjadi pemain yang akan menggantikan pemain pemain seperti Cheillini dan Barzagli di masa depan.

”Kita tahu Sarri sangat menyukai Daniele, dan sudah tiga tahun ia memburunya ketika masih di Napoli, dan Chelsea juga mencoba mendatangkannya.”

”Daniele sendiri sudah menyampaikan keinginanya untuk bermain lebih banyak dan menjadi pemain utama di skuat, dan Juventus mendengarnya hingga saat ini.”

Pensiunnya Ozil Dari Timnas Jerman Memang Aneh

Penarikan Mesut Ozil dari tim nasional Jerman Minggu malam datang dalam tiga tahap, sama seperti keluarnya mantan pemegang Piala Dunia di Rusia sebelumnya. Tetapi bagian dari pernyataannya mengandung tuduhan yang begitu eksplosif sehingga kontroversi itu tidak akan berhenti di situ. Presiden FA Jerman Reinhard Grindel – yang, Ozil tuduhkan, telah menjadikannya “kambing hitam karena ketidakmampuan dan ketidakmampuannya untuk melakukan pekerjaannya dengan benar,” “tidak menghormati [para pemain] akar Turki” dan “secara egois mengubah [dia] menjadi propaganda politik” – akan memiliki waktu yang sulit melekat pada pekerjaannya di tengah kejatuhan politik.

Bagian pertama dari komunike media sosial playartaker Arsenal berusaha untuk menjelaskan motif di belakangnya (dan gelkota Man City Ilkay Gundogan) bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di London pada bulan Mei, awal dari kontroversi. Ozil, cucu imigran Turki kelahiran Gelsenkirchen, menjelaskan bahwa dia memiliki “dua hati, satu Jerman, satu Turki.” Pemain berusia 29 tahun itu mengatakan bahwa dia telah bertemu dengan Erdogan beberapa kali sebelumnya, dan bahwa berfoto bersama dengan presiden Turki “bukan tentang politik atau pemilihan tetapi tentang menghormati kantor tertinggi negara-negara keluarga saya.” Ozil menambahkan bahwa pertemuan itu tidak dimaksudkan sebagai pengesahan kebijakan-kebijakan Erdogan, yang tindakan kerasnya terhadap lawan-lawan politik, kebebasan berbicara dan media telah menimbulkan kecaman luas dari politisi Barat, dan bahwa “tidak bertemu dengan Presiden akan terjadi.” tidak menghormati akar leluhurku. “

Jika dilihat Ozil sendiri merupakan pemain yang sangat berpengaruh dalam skuat Dier Fanser Jerman dalam beberapa tahun belakangan.

 

Deretan Transfer Yang Bisa Menjadi Kenyataan

Dengan Piala Dunia sekarang berakhir dan liga-liga top Eropa hanya satu bulan atau lebih jauh dari mulai kembali, semua perhatian bergeser ke bursa transfer. Pemain mana yang paling mungkin untuk pindah dalam waktu dekat? David Amoyal menilai rumor teratas dari seluruh dunia sepakbola.

Sergej Milinkovic-Savic ke Real Madrid: 35 persen

Setelah memfasilitasi kepindahan Cristiano Ronaldo ke Serie A, Jorge Mendes bekerja sebagai perantara untuk mengembalikan bintang muda ke Galacticos. Sementara agen super Portugis tidak secara teknis mewakili gelandang Serbia, ia memiliki hubungan yang hebat dengan Real Madrid dan Lazio – ia telah ditugasi oleh klub Italia untuk menengahi kesepakatan setidaknya € 100 juta. Milinkovic-Savic bisa menjadi bagian dari membangun kembali di Real Madrid yang berpusat di sekitar pemain muda, tetapi desak-desakan oleh Manchester City belum bisa dikesampingkan.

James Rodriguez ke Real Madrid: 30 persen

Datang dari musim debut yang mengesankan di Bundesliga saat dipinjam, Real Madrid mempertimbangkan untuk membawa James Rodriguez kembali ke Santiago Bernabeu. Sementara ayahnya percaya bahwa James bisa memiliki keberuntungan yang lebih baik dalam tugas kedua dengan Los Blancos, terutama dengan Zidane dan Cristiano Ronaldo pergi, raksasa Jerman bertekad untuk memicu opsi beli € 55 juta dalam kesepakatan pinjaman untuk menjaga dia di Bayern.

Alisson ke Liverpool: 65 persen

Kiper Brasil itu telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Real Madrid, tetapi Merengue sejauh ini belum bersedia untuk memenuhi harga permintaan Roma sebesar € 70 juta, yang memungkinkan pembukaan untuk Chelsea. Namun dalam perkembangan yang lebih baru, The Reds telah melampaui the Blues dalam perlombaan untuk Alisson, karena mereka memiliki hubungan yang mapan dengan Roma dan dapat menawarkannya kesempatan tambahan bermain di Liga Champions. Dalam tanda bahwa kesepakatan semakin mendekati.

 

Domagoj Vida ke Liverpool: 25 persen

Setelah menambahkan beberapa bala bantuan berkualitas ke lini tengah mereka, The Reds telah mengalihkan fokus mereka untuk memperkuat lini belakang. Salah satu nama di daftar Jurgen Klopp adalah finalis Piala Dunia Domagoj Vida, saat ini Besiktas. Liverpool telah menyajikan tawaran € 20 juta yang dilaporkan untuk menyatukan kembali Kroasia dengan tim nasional mitra bek tengah Dejan Lovren di Anfield, tetapi klub Turki tampaknya bertekad untuk mendapatkan hasil maksimal dari penampilan bagus pemain di Rusia, menetapkan nilai dari 29 -tahun-tua di € 30 juta.

Suso ke Chelsea: 35 persen

Sementara klausul keluar sayap sayap Spanyol berakhir pada akhir pekan, ia masih bisa pergi ke Milan. Penampilan Suso menurun drastis begitu Gennaro Gattuso menggantikan Vincenzo Montella, dan setelah menukarnya dengan transfer bebas, Milan dapat menghasilkan keuntungan besar jika klub mendekati nilai yang cocok dengan € 40 juta klausulnya. Manajer baru Chelsea Maurizio Sarri melihat dia sebagai pemain yang bagus dalam sistemnya, tetapi Suso bisa menjadi target untuk Real Madrid sejak manajer mereka, Julen Lopetegui, melatihnya dengan tim muda Spanyol.

Alvaro Morata kembali ke Serie A: 70 persen

Striker Spanyol telah menegaskan bahwa ia ingin kembali ke Italia setelah musim pertama di Chelsea, tetapi dengan Juventus mendarat Cristiano Ronaldo, kembali ke mantan klubnya sekarang hampir mustahil. Morata bisa, bagaimanapun, bergabung dengan Napoli, dengan kekhawatiran tentang kemampuan Arkadiusz Milik untuk memimpin serangan untuk musim penuh dan kecocokan Dries Mertens dalam formasi Carlo Ancelotti. Milan juga bisa menjadi pilihan bagi Morata, tetapi Rossoneri harus membuat beberapa penjualan yang substansial (Suso, Gianluigi Donnarumma, Andre Silva dan / atau Leonardo Bonucci) sebelum mampu mempertimbangkan langkah mahal semacam itu.

Ivan Perisic ke Manchester United: 15 persen

Setelah penampilannya yang luar biasa di Piala Dunia, seharusnya tidak mengejutkan untuk melihat pemain internasional Kroasia itu terhubung dengan Setan Merah sekali lagi. Sementara Mourinho tidak pernah menyembunyikan kekagumannya untuk Perisic, klub saat pemain sayap, Inter, berada dalam situasi keuangan yang jauh berbeda dari tahun lalu, ketika Manchester United pertama kali terhubung dengannya. Klub Italia tidak lagi harus mengumpulkan dana untuk memenuhi parameter Financial Fair Play mereka, dan Perisic akan memiliki lebih banyak insentif untuk tetap tinggal setelah mereka lolos ke Liga Champions. Hanya tawaran tidak senonoh yang akan membuat mereka mempertimbangkan untuk berpisah.