Charlie Nicholas : Zidane Jadi Alarm Buruk Mourinho

Jose Mourinho Tengah Memberikan Arahan Kepada Para Pemainnya Pada Pertandingan Melawan Brighton &Hove Albion.

Penyerang.org  –  Mantan pemain Arsenal, Charlie Nicholas mengungkapkan jika dukungan Zidane menggantikan Jose Mourinho di Manchester United semakin hari semakin nyata. Ia menilai jika para fans MU sendiri sudah kecewa dengan apa yang Mourinho tunjukan di Old Traford.

Awal musim ini sendiri ”The Red Devils” memang sedang mengalami musim yang sangat buruk dimana mereka sudah sering mendapatkan hasil imbang dan kekalahan. Mereka bahkan total baru mendapatkan empat kemenangan dari dua pekan terakhir pada semua kompetisi. Itu artinya klub yang bermarkas di Manchester ini memang sedang menjalani transisi yang sangat sulit.

Nicholas yang menyakisikan laga MU vs Valencia pada tengah pekan ini di ajang Liga Champions dimana United harus rela bermain imbang di markas sendiri dengan skor 0-0.Lebih buruknya lagi pada tiga pertandingan terakhir MU gagal mendapatkan kemenangan dua kali kekalahan dan satu hasil imbang.

Di menambahkan jika apa yang tunjukan para pemain MU ketika menghadapi Valencia bagaikan pemain yang sudah tidak memiliki motivasi untuk bermain. Dan itu sangat mengerikan bagi klub sekelas Manchester United yang merupakan yang terbaik di Inggris.

”Benar-benar buruk, mereka bermain seperti orang yang sudah tidak memiliki semangat hidup. Atmosfer di ruang ganti menjadi penyebab akan hal itu, bahkan Antonio Valencia kerap salah memberikan umpan pendek padahal ia merupakan seorang kapten tim.”

”Mourinho benar dalam tekanan besar, jika pada pekan ini mereka kembali mendapatkan hasil buruk, maka ada sesuatu yang akan terjadi dengan Jose. Dari mimik para pemain sudah terlihat jika ada sesuatu yang sangat besar di tim mereka. Lalu kita melihat Zidane merupakan pelatih yang membawa Real Madrid menjuarai ajang Liga Champions sebanyak tiga kali. Jelas itu akan menjadi daya tarik yang sempurna untuk management klub dan juga fans lalu dia Mourinho akan langsung di depak.”

Untuk Kebaikan Klub, Mantan Pelatih MU Pinta Klub Segera Jual Pogba

Paul Pogba Vs Jose Mourinho

Penyerang.org  –  Manchester United memang tengah berada di ambang masalah usai, terungkapnya hubungan buruk antara Paul Pogba dengan pelatihnya Jose Mourinho. Dari akumulasi keduanya klub menjadi tampil tak seimbang dan tak konsisten ketika menghadapi beberapa klub yang levelnya jauh di bawah Setan Merah.

Keterpurukan United sendiri di nilai sudah sangat mengkhawatirkan, beberapa orang menyarankan keduanya untuk pergi atau salah satunya tinggal di klub. Eks pelatih MU, Tommy Docherty  langsung memberikan komentarnya untuk bekas klub yang pernah ia latih. Tommy menilai jika klub lebih baik melepas Pogba pada bursa transfer Januari dari pada Jose Mourinho yang di pecat dari klub.

Sebenarnya hubungan keduanya sudah terlihat pada musim lalu, dimana Mourinho berani mencandangkan Pogba pada pertandingan besar ketika menghadapi Sevilla di ajang Liga Champions. Di cadangkannya Pogba membuat MU harus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions oleh wakil Spanyol itu. Nah, pada musim ini ketika mereka kembali bermain imbang melawan Wowverhampton, Pogba dengan beraninya mengkritik taktik yang di usung oleh Mou, puncaknya sang pelatih langsung melepaskan ban kapten kedua dari Pogba dan menilai jika sang pemain bukan orang yang tepat. Yang teranyar adalah video perseteruaan Pogba dengan Mourinho yang tertangkap kamera ketika berada di latihan Carringhton. Kala itu Mourinho seperti memarahi Pogba dan sang pemain langsung memberikan Body Leangue tak senang dengan mantan pelatih Real Madrid itu.

Tommy Docherty yang pernah melatih MU selama lima musim dari 1972-1977  sebelum di gantikan Sir Alex Ferguson mengatakan jika ia akan memilih menjual Pogba dari pada mempertahankannya.

”Jika saya berada di situasi yang sama dengan Mourinho, saya akan menyingkirkanya (Pogba) segera dari klub. Dari caranya mengekspresikan dirinya terhadap klub ini ia sudah tidak memiliki keinginan untuk bermain dengan klub ini.”

De Gea Jadi Kunci Selamat MU

PENYERANG.ORG –  Manchester United tercatat sangat tergantung dengan sosok David De Gea dimana yang bersangkutan secara statistik mencatatkan penyelamatan yang begitu banyak dan luar biasa. Tidak hanya itu secara menyerang pun mereka menjadi tim yang tidak terlalu dominan melancarkan serangan kepada pertahanan lawan.

Angka-angka di belakang penampilan Manchester United menunjukkan betapa mereka membutuhkan penjaga gawang David De Gea untuk tetap berada dalam performa puncak jika mereka ingin mendekati akhir empat besar.

Meskipun mengklaim tempat kedua musim lalu, United peringkat lebih buruk dari Watford dan Leicester City – dan hanya sedikit lebih baik daripada Huddersfield Town – untuk statistik defensif lanjutan.

Musim ini mereka bernasib sedikit lebih baik di Liga Premier.

Data yang diberikan kepada SunSport oleh bisnis analisis olahraga C & N Sporting Risk tidak membuat pembacaan yang cukup untuk fans United, yang mengalami kekalahan adu penalti yang memalukan dari Derby County pada Selasa malam.

Statistik ini menyoroti sejauh mana posisi kedua United di Premier League musim lalu turun ke De Gea, yang disebutkan dalam FIFPro World XI pada Senin malam.

Musim lalu United tujuan yang diharapkan (xG) terhadap, sebagaimana diukur oleh C & N Sporting Risk, jauh lebih tinggi daripada jumlah gol yang mereka benar-benar masuk.

United hanya kebobolan 28 gol (rata-rata 0,74 per game), hanya di belakang Manchester City, yang membiarkan 27.

Namun dalam hal xG melawan United peringkat kelima, dengan rata-rata 1,23 per game.

Dan dalam hal tembakan melawan, United finis ketujuh, dengan rata-rata 11,89 per game.

“Ketika tim mengakui lebih sedikit gol daripada xG mereka itu biasanya berarti dua hal: kelemahan pertahanan yang mendasarinya yang akan terungkap seiring waktu, atau kiper yang tampil sangat baik. United memiliki keduanya musim lalu,” kata Rory Campbell, pemilik C & N Sporting Risk.

Mengapa Rasfhord Tidak Ada Ketika Melawan Watford, Berikut Penjelasannya

Marcus Rasfhord Mendapatkan Kartu Kuning Kedua yang Membuatnya Keluar Dari Lapangan Pada Pertandingan Melawan Burnley.

Penyerang.org –  Bintang Manchester United, Marcus Rasfhord tidak bermain pada pertandingan melawan Watford dimana ia juga tidak terlihat di bench bangku cadangan mengapa?

Rasfhord sendiri memang sedang di absen  pada pertandingan melawan Watford karena sang pemain baru saja bermain di ajang Nations Leangeu bersama timnas Inggris melawan Swiss pada dua pekan yang lalu.

Dirinya sendiri berhasil menampilkan permainan infresif ketika berhadapan dengan Spanyol dan Swiis dimana ia berhasil mencetak dua gol dari kedua pertandingan tersebut.

Namun bukan karena mendapatkan istirahat dari Mourinho karena harus absen sang pemain depan Manchester United berusia 20 tahun itu diusir dari lapangan ketika menang 2-0 atas Burnley karena bentrok dengan bek Claret, Phil Bardsley dan  karena kartu merah yang ia dapatkan ketika menghadapi Burnley dan akumulasi hal tersebut berjalan sehingga ia pun absen pada pertadingan berikutnya.

Dia sendiri tidak akan bermain langsung adalah suspensi tiga pertandingan otomatis, yang berarti dia akan melewatkan perjalanan ke Vicarage Road saat menghadapi Watford.

Itu adalah kartu merah pertama dalam karir seniornya, karena hanya diperingatkan sebanyak 11 kali bagi Setan Merah.Kapan Marcus Rashford akan kembali?
Kartu merah Rashford berarti dia juga akan melewatkan  pertandingan Liga Premier mereka melawan Wolves dan pertandingan Carabao Cup dengan Derby County.

Tetapi pemain depan akan tersedia untuk bermain melawan Young Boys di Liga Champions, karena skorsnya tidak terbawa ke kompetisi Eropa.

Mourinho Konfirmasi Kontrak Baru Martial

Anthony Martial Pada Pertandingan Melawan Brigton&Hove Albion

 

Penyerang.org – Manajer Manchester United, Jose Mourinho membeberkan rumour yang menyebutkan jika pemainnya Anthony Martial akan segera mendapatkan kontrak baru bersama United.

Banyak publik yang di bikin geram oleh Martial usai ia berniat untuk meninggalkan klub,Fans United bahkan meminta klub untuk tidak melepaskan pemain yang berkontribusi besar pada kemenangan final Piala FA pada 2015 yang lalu.

Pada Pra-musim sendiri sang winger memang seperti tak memiliki niat untuk bermain bagi Setan Merah, hal itu terlihat ketika ia absen dari beberapa pertandingan penting klub untuk menemani istrinya untuk melahirkan. Yang lebih buruknya laporan yang menyebutkan jika Martial sendiri tidak menghubungi Mourinho untuk absen sementara sontak Mourinho langsung geram dan menyebutkan jika ia tidak tahu kemana Martial. Jelas dari pernyataan tersebut manager asal Portugal ini sudah muak dengan prilaku sang pemain yang tidak Profesional sebagai pemain sepak bola.

Hingga berita tersebut di turunkan media berbondong bondong menuliskan jika Mourinho tidak memiliki hubungan yang baik dengan Martial sehingga ia akan mempertimbangkan untuk melepas sang pemain musim depan dengan catatan jika klub sudah mendapatkan penggantinya.

Nah, baru baru ini kabar mengejutkan datang dari Internal klub mereka menyebutkan jika Martial akan segera mendapatkan perpanjangan kontrak baru dimana ia akan mendapatkan bayaran yang lebih tinggi dari yang ia dapatkan saat ini.

Dengan beredar hal tersebut membuat kalangan media mempertanyakan kepada Mourinho apakah Martial akan segera mendapatkan kontrak baru.

”Saya tidak tahu dengan kontrak Martial, klub akan mengkonfirmasikan jadi tunggu saja.”

MU sendiri disebutkan akan mengikat Martial hingga lima musim kedepan dimana ia akan di jadikan investasi jangka panjang klub mengingat pasaran pemain yang benar benar berantakan.

Collymore : Martial Sudah Tamat Di MU

Eks pemain Liverpool yakni Stan Collymore menyarankan Manchester United untuk langsung mendepak Anthony Martial mengingat yang bersangkutan kerap menunjukan rasa yang tidak bersemangat dalam laga pertandingan pramusim yang di jalakan oleh klubnya.

Collymore sendiri sangat mendukung jika Jose Mourinho langsung menjual mantan pemain AS Monaco itu mengingat ketika timnya tengah krisis pemain di lini serang sang bersangkutan malah memilih absen untuk menemani istinya melahirkan dan tidak kembali hingga sekarang, imbasnya klub yang berbasis di Manchester itu harus di pecundangi oleh Liverpool dengan skor 4-1 di pertandingan Internasional Championship Cup.

Martial sendiri memang di gosipkan tengah mempersiapkan jalan untuk keluar dari Old Traford mengingat ia tengah meragukan masa depanya bersama Jose Mourinho. Tercatat pada musim lalu saja pemain berusia 22 tahun itu harus duduk di bangku cadangan menyusul kehadiran dari Alexis Sanchez yang menjadi pilihan utama oleh mantan pelatih Real Madrid itu.

Kemungkinan Martial sendiri ingin membuat Mourinho geram hingga langsung mendepaknya, apalagi jika dilihat dari situasi transfer klub jika management klub tengah mencari sosok pemain baru yang menempati posisi sayap. Jika transfer tersebut terelisasi maka jam bermain Martial sendiri akan semakin menipis.

Mantan pemain Liverpool sendiri Collymore memprediksi jika karier dari pemain Internasional Prancis itu sudah selesai pada musim ini.

”Ironis jika kita melihat nasib dari Martial bersama United, ketika dia datang pertama kalinya di klub ini. Ia menjadi pahlawan dan sangat di andalkan namun sayang ketika bersama Mourinho yang sedang mengujinya ia gagal memperbaiki performanya hingga membuat ia tidak konsisten.” ucap Collymore.

 

Asensio : Saat Ini Saya Tidak Memikirkan Rumour Transfer

Pemain muda Real Madrid, Marco Asensio mengaku tidak terlalu memikirkan masa depannya yang beredar di berbagai media yang menyebutkan jika pemain berusia 20 tahun itu akan meninggalkan ibu kota Spanyol setelah gelelaran Piala Dunia 2018 berakhir.

Meski, masih berusia muda, Asensio sendiri sudah mencatatkan namanya di skuat utama Real Madrid, dan menjadi bakat muda terbaik di Madrid. Tapi ia kerap bermain dari bangku cadangan yang memancing rumour untuk segera angkat kaki dari Bernabue.

Penampilan apiknya ini bersama Real Madrid, mendapatkan pantuan dari dua klub raksasa Primer Leangue yakni Manchester United, dan Liverpool yang meminati mantan pemain Real Mallorca.

Mendengar masa depanya yang beredar di berbagai media membuat sang pemain pun langsung mengkonfirmasikan jika ia tidak terlalu tertarik dengan berita tersebut.

”Rumour kertertarikan Manchester United dan Liverpool hanya akal akalan media.”

Pemain yang memakai nomor punggung 20 ini menyatakan jika ia amat fokus pada Piala Dunia 2018 di Russia dan tidak memikirkan hal lainnya.

”Ya mungkin saat ini saya tidak ingin banyak mengatakan banyak tentang di luar Piala Dunia, jadi jika turnamen ini telah berakhir maka kita akan membicarakan banyak hal setelah itu.”

”Pikiran saya sangat fokus untuk turnamen ini dan saya benar benar memberikan energi saya kepada tim ini.” jelasnya.

Memang sosok Asensio sendiri di beritakan akan segera meninggalkan Real Madrid usai dirinya mendapatkan jam yang kurang ketika di asuh oleh Zinedine Zidane, namun pelatih baru Real Madrid, Jullen Lopetegui akan menjadi sosok yang di pertimbangkan sang pemain apalagi di beritakan jika ia akan segera mengkonfirmasikan masa depannya dengan mantan pelatih timnas Spanyol tersebut.

Lazio Enggan Lepas SMS

Pupus sudah harapan dari Manchester United untuk mendatangkan Sergej Millienkovic-Savic dari Lazio, mengingat pada musim ini sang pemain begitu gencar di kaitkan dengan raksasa Inggris tersebut. Presiden Lazio sendiri mengungkapkan secara gamblang jika ia tidak akan pernah melepas Savic ke klub mana pun terutama pada musim depan.

Siapakah Sergej Milinkovic-Savic? Serbia 6ft4 Piala Dunia ace dan target transfer Manchester United Dijuluki ‘Sersan’, Sergej Milinkovic-Savic adalah kehadiran yang kuat di lini tengah, tetapi lebih dikenal karena kemampuannya mendominasi permainan secara teknis.

Setan Merah dilaporkan setuju untuk menandatangani bintang Lazio seharga £ 80 juta setelah dia memimpin raksasa Romawi ke kampanye yang mengesankan di Serie A dan Liga Europa.

Dengan pemain sepak bola profesional untuk ayah dan ibu bermain bola basket, Sergej Milinkovic-Savic berasal dari saham atletik yang bagus.

Lahir di Spanyol pada tahun 1995, di mana ayahnya bermain untuk Lleida pada saat itu, Milinkovic-Savic dibesarkan di Serbia dan mewakili negara Eropa Timur di tingkat internasional.

Pendidikan sepak bola dimulai di Vojvodina di Serbia, di mana ia naik pangkat untuk menjadi tim utama reguler saat masih remaja.

Setelah satu musim yang mengesankan di tim senior di Stadion Karadorde, dia disingkirkan oleh Genk Gen Belgia pada musim panas 2014, hanya satu tahun dihapus dari membintangi Serbia saat mereka memenangkan Kejuaraan U-19 Eropa.

Di Genk, yang juga memberi istirahat kepada orang-orang seperti Kevin De Bruyne, Thibaut Courtois dan Christian Benteke, masih hanya 18, Milinkovic-Savic bersinar, mencetak lima kali dalam 24 acara dan menampilkan keterampilan yang sangat baik untuk seorang gelandang tengah usianya.

Lazio bergerak cepat untuk mematahkan anak muda berbakat di bulan Juli 2015, mengeluarkan uang 16 juta poundsterling untuk jasanya.

Seperti yang telah terjadi sepanjang karirnya hingga saat ini, Milinkovic-Savic beradaptasi dengan cepat di lingkungan barunya, segera menjadi pemain kunci di Roma.
 

Giggs : Bale Merupakan Pemain Yang Pantas Untuk Bergabung Dengan MU

Legenda Manchester United,  Ryan Giggs mengungkapkan jika bintang Real Madrid Gareth Bale sangat cocok untuk bermain bersama mantan klubnya. Ia yakni jika Superstars asal Wales tersebut dapat mencetak banyak gol dan membantu raksasa Inggris itu menjuarai banyak trofi.

Kesuksesan Bale sendiri bersama Loss Blancos menjadi buah bibir bagi penggemar sepak bola eropa, mengingat ia baru saja membawa El Real menjuarai Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun, apalagi dua golnya kegawang Liverpool kala Madrid bermain di final Liga Champions membuktikan jika mantan pemain Totenham Hot Spurs itu merupakan pemain yang sangat di idamkan oleh banyak pelatih di timnya.

Giggs yang sesama pemain berwarga negara Wales dengan Bale sangat memuji sang bintang untuk bermain di Manchester United. Meningat klubnya saat ini Real Madrid belum tentu akan menjamin ia tetap bermain di setiap pekan pada musim depan.

Musim ini saja Bale jarang mendapatkan jam bermain dari Zinedine Zidane hingga membuatnya tak memiliki hubungan yang baik dengan pelatih asal Prancis tersebut.Apalagi dengan kenyataan Bale yang sering di bekap cedera membuat Zidane enggan untuk memainkannya setiap pekan.

Membuat Bale sempat mengkofirmasi usai kemenangan Liga Champion atas Liverpool dan mengatakan jika ia kemunginan tidak akan bertahan di Santiago Bernabeu pada musim depan.

”Gareth Bale merupakan pemain yang akan sangat cocok untuk Manchester United, kualitasnya sebagai pemain pembeda sudah tidak di ragukan lagi. Pertandingan melawan Liverpool merupakan bukti nyata yang menujukan semua pelatih ingin memilik Bale dalam skuatnya.” tutup Ryan Giggs.

Garry Neville Ungkap Kehebatan Cristiano Ronaldo

Legenda Manchester United Garry Nevile mengungkapkan rahasia kehebatan Cristiano Ronaldo.  Sang legenda bahkan juga menambahkan kehebatan Ronaldo berbuah dari Kerja keras dan dedikasinya.

Neville maupun Ronaldo pernah bermain bersama ketika sama sama membela Manchester United selama kurun enam musim, yang kala itu masih di latih oleh Sir Alex Ferguson ,namun pada tahun 2009 Ronaldo memilih untuk hengkang ke Raksasa Spanyol Real Madrid.

Mantan bek Mu sendiri sekang aktif sebagai pengamat sepak bola plus komentator, mengatakan jika kesuksesan sang bintang berawal dari kerja keras dan dedikasi yang di lakukannya ketika memperkuat Manchester United.

‘’Dia Ronaldo ketika pertama kali datang ke Manchester United, bukan seorang yang ahli dalam melakukan Tendangan Bebas mau pun tendangan sepak pojok, akurasi tendangannya tidak lah baik.’’ ucpnya.

‘’Cristiano sering menambah latihannya tendangan bebas atau penalti ketika waktu latihan telah selesai.’’ tandasnya.

Yaps,Cristiano Ronaldo memang terkenal pemain yang sering mengambil tendangan bebas di Manchester United maupun di Real Madrid. Hanya berseragam Real Madrid dirinya mampu mencetak 30 gol lewat situasi tendangan bebas.