Punya anak dan tetap jalan-jalan. Bisa kah?

Seperti biasa, perasaan membuncah senang ketika kembali ke Labuan Bajo. Begitupun pada kedatangan kali ini.. Walaupun datang karena urusan pekerjaan, rasanya tetap menyenangkan, mungkin sama dengan orang-orang yang datang karena ingin liburan.

Kali ini, perasaan menetap di Labuan Bajo tidak lagi sama seperti sebelumnya. Rasa rindu terlalu berat dalam dada, kepada mereka yang tinggal di rumah. Menjadi suami sekaligus ayah, mengubah perasaan terhadap sesuatu, begitupun sudut pandang dalam melihatnya.

Punya anak dan tetap jalan-jalan. Bisa kah?

7 Tips Buat Kamu yang Mau Traveling Bersama Bayi. Meskipun Rempong Tapi  Tetep Asyik Kok!

Dikarunia seorang anak berarti memasuki fase baru dalam kehidupan. Tetap jalan-jalan setelahnya, adalah tantangan berikutnya. Misalnya, saat kami ke Danau di Ateh di kabupaten Solok beberapa waktu yang lalu. Jika sebelumnya persiapan cuma butuh gear dan jaket, lalu cus berangkat. Sekarang ada tambahan list yang harus dibawa ke daerah dengan suhu dingin ini. Seperti,

👨‍👩‍👦 Semangat yang mengutamakan kenyamanan bayi daripada orang tuanya
👨‍👩‍👦 Jaket bayi dan kehangatan perhatian orang tua
👨‍👩‍👦 Makanan dan snack bayi, sebisa mungkin yang alami dan dibikin sendiri, bukan yang instant
👨‍👩‍👦 Cadangan pempers/clodi dan kesabaran orang tua
👨‍👩‍👦 Bantal, selimut bayi dan rangkulan orang tua untuk kenyamanan tidur diperjalanan
👨‍👩‍👦 Kantong untuk pempers kotor dan kekhilafan serta ketidak sabaran orang tua dalam menghadapi bayi

List pertama adalah bagian yang acapkali terlupakan, karena yang memiliki keinginan jalan-jalan adalah orang tuanya, tapi kenyamanan bayinya seringkali dikorbankan.

Ketika matahari tenggelam, nyala merah langit mulai meredup, ribuan kalong keluar dari rimbun pohon bakau, dan mereka menjadi saksi keindahan alam sore itu. Senja yang tenang dan alam yang damai untuk jiwa, cukup duduk, lalu nikmati saja. Benarkah bahagia itu sederhana?

Meski sudah punya anak, kita masih bisa jalan – jalan ya walaupun barang yang dibawa akan lebih banyak. Akan tetapi semua itu akan terbayar ketika kita sampai ke tempat tujuan dan bersantai bersama keluarga kecil yang harmonis.

Setiap permasalahan atau kendala tentu saja memiliki solusi. Tergantung dari bagaimana cara kita menghadapi hal tersebut dalam kehidupan.